Perempuan Hebat di Mataku

Mama was holding me. My aunt was on the right side.

Mama was holding me. My aunt was on the right side.

 

Tadi siang, saya tidak sengaja buka Google lalu melihat tampilan awal Google Doodle hari ini yaitu tanggal 8 Maret bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Pikiran saya langsung melayang ke kampung halaman tepatnya tertuju kepada mamah tersayang, sosok perempuan hebat, kuat dan tangguh di mata saya.

Darinya saya belajar banyak hal mengenai arti kehidupan. Banyak petuah, nasehat juga kalimat motivasi yang diberikan olehnya. Setiap ada masalah, mamah lah yang saya cari, walaupun hanya bisa curhat via telepon. Akan tetapi mendengar suaranya lalu nasehatnya membuat saya seketika itu pula bangkit, semangat saya pun up lagi.

Mamah saya pandai bercerita, pandai berjoking ria, pandai bersosialisasi. Mamah juga pernah aktif di Posyandu. Adik saya lah sepertinya yang membawa gen terbanyak dari mamah. Berbeda dengan saya, adik saya (Fuji) lebih berani dalam hal apapun, jago olahraga seperti mamah, dan pandai pula bersosialiasi. Mungkin karena kecocokan sifat mereka, mamah dan adik saya dekat sekali. Terkadang saya iri, karena mamah seperti lebih sayang kepada adik saya. Tapi seiring berjalannya waktu, saya bisa memahaminya, mamah sayang kedua anaknya baik saya maupun Fuji.

Hal yang paling saya rindukan adalah ketika mamah menceritakan pengalaman masa mudanya. Banyak hal yang bisa saya petik dari setiap cerita-cerita mamah. Ibu saya termasuk perempuan yang keras. Dulu saya sering sekali mendapat kekerasan fisik. Salah saya juga, yang sering membangkang. Mamah suka bilang kalau saya ini suka “melawan dengan punduk”. Saya dan mamah beserta adik saya termasuk perempuan yang keras kepala yang sama-sama teguh pada pendirian masing-masing. Dengan bertambahnya umur saya, dan proses mendewasakan diri, pada akhirnya saya, mamah dan Fuji (perempuan dalam keluarga) bisa saling memahami satu sama lain. Walaupun kadang mamah masih suka menceramahi saya dan adik saya dengan suara yang tegas malah terdengar galak. Kalau sudah begitu, saya hanya bisa diam. Percuma, saya tidak akan pernah menang melawan mamah.

Pernah lihat seseorang membuka tutup botol dengan giginya ?

Saya pernah loh. Mamah did it. Tiap kali lebaran, pasti ada sirup *** di rumah. Mamah tidak menggunakan alat pembuka tutup botol, melainkan giginya sendiri. Bayangkan betapa kuat giginya mamah. Mamah bercerita, dulu waktu muda beliau suka memakan biji buah asem yang bijinya sebagian sudah digigit kelelawar. Katanya itu bisa memperkuat gigi. Percaya atau tidak, gigi mamah masih utuh semua, tidak ada yang ompong ataupun berlubang. Lah saya anaknya saja gigi berlubangnya di sana-sini, belum lagi gigi yang copot.

Mamah saya pandai bernyanyi.

Boleh dibilang suara mamah memang bagus. Dulu waktu mic di rumah belum rusak, mamah suka sekali berkaraoke ria di rumah menyanyikan lagu-lagu kenangan/nostalgia. Nah, saya jadi hafal lagu-lagu jaman dulu karena mamah sering memutarnya di rumah.

Mamah saya pandai bermain voli.

Mamah jago main voli, walaupun bukan atlet profesional tapi beliau sering ikut turnamen voli walaupun hanya di wilayah Majalengka. Dan gennya turun ke adik saya. Pantas saja Fuji yang sering diajak kalau mamah ikut turnamen voli.

Masakan mamah enak.

Sebenarnya saya tidak terbiasa makan di luar, baru semenjak saya tinggal di Cirebon saya sering membeli makan di luar. Mamah biasanya masak makanan yang pedas, karena bapak orang padang. Dan menurut lidah saya dan beberapa orang yang pernah menyicipi masakan mamah saya boleh dibilang enak. Mamah juga suka berjualan mie ayam pada hari raya idul fitri. Mau tahu kita berjualan di mana ? Kuburan dekat rumah.

Alhamdulillah tetangga yang beli merasa puas dengan rasa mie ayam buatan mamah. Hehehe jadi promosi.

Mamah takut ulat.

Jikalau anaknya takut kupu-kupu, maka mamah takut ulat. Iya, saya pernah jadi korban disuruh ngambilin ulat di genting rumah. Alhasil malamnya punggung saya bentol-bentol.

Tidak akan ada habisnya menceritakan sosok perempuan hebat di dalam sebuah keluarga yaitu ibu/mamah/mom/mimi/emak. Thanks to all awesome moms on the Earth.

Pesan mamah : Hirup teh ulah tanggah wae (Hidup itu jangan selalu melihat ke atas)

Happy International Women’s Day !

[International Women’s Day]

08.09.2015

Advertisements

4 comments

  1. Ibu adalah sosok inspiratif semua orang ya Mbak :hehe. Selamat Hari Wanita Internasional :)).
    Semoga sang ibu sehat-sehat selalu ya Mbak.

  2. Aaahhh anu namina ibu mah nya, no 1 di dunia teh…

    Semoga Allah melimpahkan nikmat sehat untuk semua perempuan bergelar ibu..aamiin…

    Euuhh eta hileud naon teh..?? Iihh kabayang ateulna… hehe

    1. Muhun, teh.
      Aamiin ya Rabb.
      Kanggo calon ibu sareng calon istri ge teh, mugia Allah ngalimpahkan nikmat sehat ka sadayana 🙂
      Hileud bulu teh hehehehe. Dugi ka garatel abi ge.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s